Selamat Datang di www.smkalamin.net

Siswa Siswi Al-Amin berbagi ta'jil

Pada tanggal 30 Juni 2016, tepatnya malam tanggal 26 Romadlon, siswa siswi SMK AL-AMIN surabaya berinisiatif secara mendiri mengadakan bagi-bagi ta'jil di depan sekolah, salut juga dengan semangat berbagi mereka (hari rabu, meminta izin untuk membagi ta'jil di depan sekolah, kamis langsung dilaksanakan). sekitar 80 bungkus ta'jil berupa es, jajan gorengan dan kurma habis dibagikan kepada muslim yang lewat didepan sekolah, semoga Allah memberikan pahala berlimpah bagi mereka dan berkah meluber keseluruh penduduk sekolah, amin.

apakah ta'jil?
Takjilan menjadi budaya pada bulan puasa terutama di masjid-masjid. Takjilan merupakan sumbangan kaum Muslim atau jemaah Masjid yang diberikan secara bergantian sesuai jadwal setiap hari selama Ramadhan. Takjil sendiri berasal dari bahasa Arab disebut ‘ta’jiilul fithr’ artinya mensegerakan berbuka puasa. Akan tetapi makanan yang disajikan untuk berbuka puasa biasanya juga disebut dengan takjil.

Di bulan puasa di bulan penuh hikmah, orang berbondong-bondong panen pahala, salah satunya dengan memberikan buka puasa kepada orang berpuasa atau takjil, ada yang dibagikan melalui mushollah, masjid, panti asuhan, tempat-tempat umum, dan ada juga yang membagikan secara langsung. Orang yang berpuasa meninggalkan makan dan minumnya. Jika dia dapat membantu orang lain yang berpuasa agar kuat dengan makan dan minum maka kedudukannya sama dengan orang yang meninggalkan syahwatnya karena Allah, memberikan dan membantukannya kepada orang lain. Namun yang jelas, pemberian takjil harus didasarkan pada keikhlasan pribadi masing-masing tanpa rasa keterpaksaan.

Ikut berpartisipasi dalam pembagian ta'jil, sesuai dengan nabi saw ......
Untuk Memberi makanan pada orang lain untuk berbuka puasa. Sebagaimana Hadist Nabi:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا فَلَهُ أَجْرُ صَائِمٍ وَلَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ. (رواه الترميذي وصححه)

Artinya: “Barangsiapa memberi makan berbuka puasa pada orang yang berpuasa, maka baginya mendapatkan pahala sebanyak pahala orang yang puasa itu dan tidak kurang sedikitpun pahala orang yang berpuasa itu”. (HR. Tumudzi dan beliau mengatakan shohih).

dan Memperbanyak sedekah kepada keluarga, famili, kerabat, atau tetangga di sekitarnya, terutama kepada fakir miskin. Sebagaimana Hadist:

عَنْ أَنَسٍ قِيْلَ يَا رَسُوْلَ اللهِ أَيُّ صَدَقَةٍ أَفْضَلُ ؟ قَالَ صَدَقَةٌ فِي رَمَضَانَ (رواه الترميذي)

Artinya: “Dari Anas, ditanyakan orang kepada Rosululloh SAW, Apa shodaqoh yang lebih baik?, jawab Rasululloh SAW: shodaqoh yang paling baik adalah pada bulan Ramadlan”. (HR: Turmudzi).
Share this post :

Posting Komentar

PENGUMUMAN

 
Copyright SMK AL-AMIN SURABAYA - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Modified by fuadi